Konsumsi BBM Turun dan Penyaluran Elpiji Naik Selama Lebaran

Konsumsi BBM Turun dan Penyaluran Elpiji Naik Selama Lebaran
Konsumsi BBM Turun dan Penyaluran Elpiji Naik Selama Lebaran (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kondisi pandemi COVID-19 membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Untuk pertama kalinya, Satuan Tugas Ramadhan, Idul Fitri dan COVID-19 (Rafico) Pertamina mendata konsumsi BBM menjelang dan setelah lebaran di Sumatera Barat menunjukkan penurunan.

Unit Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IRoby Hervindo, pada tahun-tahun lalu konsumsi BBM selalu meningkat karena budaya mudik lebaran. Sedangkan lebaran tahun ini, sejak H-3 hingga H+3 lebaran, pihaknya mencatat konsumsi BBM mengalami penurunan.

baca juga: DPR Minta Pemerintah Tertibkan Importir Alkes Penanganan COVID-19

"Untuk BBM jenis bensin yaitu Premium, Pertalite, dan Pertamax Series, konsumsinya mencapai 1,7 juta liter per hari. Jumlah ini turun hingga 16 persen dibandingkan konsumsi harian normal sebesar 2,1 juta liter per hari," ujar Roby Hervindo melalui rilis yang diterima KLIKPOSITIF .com, Jumat, 29 Mei 2020.

Sedangkan tahun lalu, lebih lanjut disampaikan Roby, realisasi konsumsi BBM jenis bensin di Sumbar selama H-3 hingga H+3 lebaran mencapai 2,4 juta liter per hari. Jumlah ini meningkat 14 persen dibandingkan rerata normal harian tahun 2019 sebesar 2,1 juta liter per hari.

baca juga: Ahli Ungkap Mematikan Pendingin Ruangan Bisa Kurangi Penyebaran Covid-19

Kemudian pada konsumsi BBM jenis diesel (Biosolar, Dexlite dan Dex), konsumsinya anjlok 63 persen dibandingkan rerata konsumsi normal, atau setara 411 ribu liter per hari selama H-3 hingga H+3 lebaran 2020.

"H-3 hingga H+3 lebaran 2019, konsumsi BBM jenis diesel sejumlah 1,14 juta liter per hari. Jumlah ini menurun dua persen berbanding konsumsi rerata normal harian 2019 sejumlah 1,16 juta liter per hari," ujarnya.

baca juga: WHO Sebut Ada Resiko Penyebaran COVID-19 Melalui Udara, Pemerintah: Hindari Kerumunan di Ruang Tertutup

Di sektor elpiji, Roby menuturkan bahwa penyaluran elpiji 3 kg subsidi selama H-3 sampai H+3 lebaran 2020 menunjukkan konsistensi tren meningkat seperti tahun-tahun sebelumnya. Penyaluran di periode tersebut pada tahun ini meningkat 18 persen di wilayah Sumbar.

"Menjelang dan sesudah lebaran ini, kami salurkan elpiji 3 kg subsidi sebanyak 132 ribu tabung per hari. Adapun konsumsi harian normal sekitar 111 ribu tabung per hari," tuturnya.

baca juga: Normal Baru, Pemerintah Diminta Gratiskan 'Rapid Test' untuk Masyarakat Tidak Mampu

Sebagai perbandingan, lanjutnya, konsumsi elpiji 3 kg subsidi tahun 2019 pada H-3 sampai H+3 lebaran sebanyak 110 ribu tabung per hari. "Hingga kini, Satgas Rafico masih terus siaga dan memastikan penyaluran BBM serta elpiji tetap berjalan lancar. Satgas masih bertugas hingga 8 Juni mendatang," ungkap Roby.

Beradaptasi dengan situasi pandemi, Roby menambahkan bahwa Pertamina juga terus berinovasi dalam layanan kepada masyarakat. Salah satunya melalui layanan antar produk BBM dan elpiji Pertamina Delivery Service (PDS).

"Kami juga terus mendorong konsumen agar bertransaksi BBM secara non tunai melalui aplikasi MyPertamina dan LinkAja. Selain lebih mudah dan nyaman, juga mengurangi resiko penyebaran COVID-19," pungkas Roby.(*/rel)

Editor: Riki S