Ditunjuk Sebagai Ketua Gugus Tugas Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, Ini Komentar Erick Thohir

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (Suara.com/Achmad Fauzi)

KLIKPOSITIF - Menteri BUMN Erick Thohir blak-blakan soal penunjukkan dirinya sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Menurut Erick Thohir , penunjukkan dirinya oleh Presiden tak lepas dari peran BUMN yang membangun infrastruktur. Sehingga, hal itu menjadi dasar pemulihan ekonomi nasional.

baca juga: Hari Kedua Ramadan, Harga Emas Mulai Naik

"Kalau kami dari BUMN memang sudah melihat, suka tidak suka BUMN punya infrastruktur dalam menjalankan banyak hal yang itu mungkin pemikiran presiden itu bisa menjadi footprint ataupun pemetaan awal, itu kan langsung ke masyarakatnya sendiri. Dengan infrastruktur yang ada mungkin kami dilibatkan," ujar Erick Thohir , Selasa (21/7/2020).

Kendati begitu, Mantan Presiden Klub Inter Milan ini tak ingin BUMN saja yang jadi landasan pemulihan ekonomi nasional. Tetapi, ia akan menyinergikan program-program yang ada di Kementerian lain.

baca juga: Insiden Kapal Evergreen di Terusan Suez, Otoritas Minta Ganti Rugi Rp 13 Triliun Lebih

"Kami ini adalah tim yang harus bersinergi dengan Menteri-menteri terkait dan ini juga jadi program real yang mana harus diimplementasikan dengan target-target tertentu," ucap dia.

Erick menambahkan, nantinya program-program pemulihan ekonomi nasional ini akan beriringan dengan program kesehatan yang ada.

baca juga: Terimbas Data Impor Cina, Minyak Dunia Bergerak Menguat

"Saya rasa tidak bisa dipisahkan mana yang lebih awal, dari program kesehatan mungkin nanti Pak Doni (Ketua Gugus Tugas) ada 2-3 program dari pak budi ada 2-3 program. Nah program ini kita sinergikan, seperti misalnya kondisi di Jatim, tentu tidak hanya program kesehatan, tapi program perekonomiannya harus seiring, tidak bisa terpisah," tutur Erick.

Menurutnya, kebutuhan masyarakat bagaimanapun harus tetap terpenuhi untuk semakin mempercepat pemulihan ekonomi pasca pandemi.

baca juga: Koperasi di Padang Ini Jual Sembako Murah

"Karena kita tidak mau juga daya beli masyarakat yang harus terus ditingkatkan, tapi supply pangannya harus tersedia dalam kondisi yang telah disepakati. Jangan sampai seperti dulu, ketika ada PSBB di Jakarta, dari Krakatau Steel, dari Banten tidak bisa kirim, truk-truknya ditahan," tukasnya.

Editor: Haswandi