Pergerakan Nilai Rupiah Makin Tertekan oleh Dolar

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - - Pergerakan nilai tukar rupiah terus tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (9/9/2020). Dari data Bank Indonesia (BI) kurs tengah acuan Jakarta Interbank Spot Dolar Rate/Jisdor rupiah terdepresiasi sebesar 45 poin ke level Rp 14.853 per dolar AS dari posisi sebelumnya di level Rp 14.798 per dolar AS.

Sedangkan data Bloomberg Dolar Index, rupiah pada perdagangan spot exchange dibuka melemah pada level Rp 14.800 per dolar AS, atau turun 35 poin (0,24 persen) dibanding penutupan sebelumnya Rp 14.765 per dolar AS. Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan, faktor utama masih melempemnya nilai tukar rupiah karena sell off di bursa saham AS semalam.

baca juga: Presiden Beri Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5 Persen

"Terutama di Nasdaq dan masih memanasnya konflik AS dan China berpotensi menjadi sentimen negatif untuk aset berisiko termasuk rupiah hari ini," kata Ariston dalam analisanya.

Ia melanjutkan, pelaku pasar mungkin mengikuti arus pagi ini dengan keluar dari aset berisiko setelah penurunan Nasdaq semalam. Sementara kekhawatiran pasar meninggi dengan China mulai mengcounter tuduhan AS dan menyebabkan konflik makin memanas.

baca juga: Pasokan Menipis, Harga Minyak Dunia Kembali Melambung

"Potensi pelemahan rupiah hari ini dengan potensi kisaran Rp 14.650 - Rp 14.850," pungkas Ariston

Editor: Ramadhani