Gubernur Sumbar: UMKM dan Pariwisata Harus Bergerak Walaupun Pandemi COVID-19

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyatakan, UMKM dan pariwisata harus terus bergerak walaupun dalam masa pandemi COVID-19.

Hal itu disampaikannya dalam talkshow sebagai narasumber Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 secara virtual dengan Topik "Harmoninasi Kebijakan Pusat dan Daerah Dalam Penanganan Covid dan Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) serta Sharing Experience" di ruang kerja, Selasa (22/9).

baca juga: Terus Melonjak, Angka Positif Corona di Indonesia Sudah 385.980 Kasus

"Perekonomian harus dibangkitkan dimasa pandemi COVID-19 ini. Berbagai stimulus terus diberikan untuk menggenjot sektor-sektor yang bisa menggerakkan perekonomian," ujarnya.

Selanjutnya, program PEN yang ditujukan untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat serta memulihkan perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Dimulai dari rumah tangga masyarakat yang paling rentan, lalu ke sektor usaha (UMKM).

baca juga: Inggris Uji Coba Tes Air Liur Untuk Deteksi Virus COVID-19

Pemulihan ekonomi dampak COVID-19 berfokus ketahanan pangan, perikanan dan kelautan, padat karya tunai, pariwisata, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

"Program BLT tetap harus ada sebagai stimulus jangka pendek. Demikian juga sektor UMKM dan pariwisata harus kembali bergerak, meskipun situasi masa pandemi COVID-19 masih berlangsung," ungkapnya.

baca juga: Rencana Vaksinasi COVID-19 pada Minggu kedua November Terancam Molor

Irwan Prayitno menyampaikan, pemerintah dari berbagai cara terus mendorong agar ekomoni masyarakat bergerak sehingga terjadi penguatan daya beli.

"Pemerintah saat ini terus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Penguatan daya beli, menjamin kestabilan pangan serta mendorong pergerakan ekonomi kembali berjalan," tuturnya. (*)

baca juga: Ada Dugaan Galian C Dibalik Abrasi Batang Agam, Gubernur Minta Polisi Bertindak

[Hms-Sumbar]

Editor: Joni Abdul Kasir