Lebih dari Seribu Pelaku Usaha di Pariaman Telah Terima Bantuan BPUM

Kadis Perindagkop dab UKM kota Pariaman
Kadis Perindagkop dab UKM kota Pariaman (ist)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF- Dari 6.800 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah ( UMKM ) di kota Pariaman , sebanyak 1.687 di antaranya telah menerima Bantuak Produktif Usaha Mikro ( BPUM ). Penerima tersebut diusulkan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) Kota Pariaman , Sumatera Barat (Sumbar).

Kadis Perindagkop dan UKM Pariaman ,Gusniyeti Zaunit menjelaskan, data penerima itu diterima pihaknya sekitar dua minggu yang lalu. "Kemungkinan saat ini datanya akan bertambah," kata Gusniyeti Zaunit, Kamis 29 Oktober 2020.

baca juga: DPR: Pemerintah Perlu Petakan Potensi Usaha Mikro Berbasis Laut

Kendati demikian, kata Gusniyeti Zaunit, menurut informasi yang diperolehnya dari pihak BNI, bahwa akan ada sekitar tiga ribu pelaku usaha lainnya di daerah itu mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat tersebut.

"Itu kata pihak BNI, namun secara resmi pernyataan itu belum kami terima," ulasnya.

baca juga: Pemko Pariaman Serahkan Zakat ASN untuk 1.026 Mustahiq

Kadis itu berharap, pelaku UMKM di Pariaman banyak mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat tersebut karena dana itu digunakan untuk modal usaha yang dijalankan terlebih terdampak pandemi COVID-19.

"Nah dalam mendapatkan bantuan tersebut pelaku UMKM tidak sedang mendapatkan kredit usaha rakyat dari bank yang diperiksa melalui BI 'checkingnya' atau pengecekan riwayat kredit yang sebelumnya dikelola di dalam Sistem Informasi Debitur (SID) oleh Bank Indonesia," jelas Zaunit.

baca juga: Terus Bertambah, Jumlah Penerima BPUM di Pariaman Hampir Capai 5 Ribu

Dijelaskannya lagi, kalau menurut pemerintah pusat pelaku UMKM mendapat BPUM namun ketika sedang mendapatkan KUR maka pelaku usaha ini tidak mendapatkan bantuan ini.

Untuk diketahui juga, sebelumnya Pemerintah Kota Pariaman , mengusulkan sekitar 6.800 pelaku usaha mikro kecil menengah ( UMKM ) di daerah itu memperoleh bantuan produktif usaha mikro ( BPUM ) kepada pemerintah pusat.

baca juga: 26 Orang Petugas TPS di Pariaman Diganti karena Dinyatakan Reaktif

"Data UMKM di Pariaman pada 2020 awal ada 7.879 pelaku usaha dan lebih dari 60 persen terdampak pandemi COVID-19. Pelaku usaha yang terdampak tersebut tidak saja pada bidang kerajinan dan makanan ringan namun juga industri lainnya," ungkapnya.

Dikatakannya juga, di masa pandemi ini usaha yang terus bertahan di Pariaman adalah usaha kebutuhan pokok.

Penulis: Rehasa | Editor: Haswandi