Emas Dunia Mulai Alami Penurunan Harga, Imbas Temuan Vaksin

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Harga emas dunia turun 0,8 persen secara mingguan pada pekan ini. Meski begitu posisi harga emas dunia mulai menguat pada perdagangan akhir pekan lalu.

Penguatan harga emas terjadi setelah Menkeu USA Steve Mnuchin mengisyaratkan bahwa negosiasi tentang stimulus fiskal akan terus berlanjut. Dilansir dari CNBC, Senin (23/11/2020) harga emas di pasar spot naik 0,3 persen menjadi 1.872,95 dollar AS per ounce.

baca juga: Kemenag Perpanjang Kebijakan Keringanan UKT PTKIN

Mnuchin mengatakan, dia dan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows akan berbicara pada hari Jumat dengan para pemimpin Kongres dari Republik tentang negosiasi dengan Kongres terkait dukungan ekonomi yang lebih banyak.

"Pemikiran negosiasi stimulus ke depan sekali lagi telah menopang harga emas karena kami menyadari likuiditas bank sentral dan langkah-langkah stimulus fiskal terus menjadi kekuatan pendorong pasar ini," kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

baca juga: Polisi Jaga Toko dan SPBU Selama Masa Darurat Gempabumi Sulbar

Harga emas dunia telah merosot sekitar 5 persen sejak laporan positif tentang vaksin Covid-19 buatan Pfizer dan Moderna dalam 12 hari terakhir. Emas terutama diuntungkan tahun ini karena kerusakan ekonomi akibat pandemi dan stimulus global yang dihasilkan.

" Emas akan tetap didukung karena vaksin akan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk didistribusikan dengan cukup baik agar efektif dan pemerintah AS akan terus mengalami kebuntuan," kata Jeffrey Christian, mitra pengelola CPM Group.

baca juga: Karena Kasus Ini, Pewaris Samsung Masuk Bui Lagi

Logam mulia lainnya, Perak naik 0,7 persen menjadi 24,26 dollar AS per ounce. Platinum turun 0,7 persen ke level 944,99 dollar AS. Sementara paladium turun 0,2 persen menjadi 2.321.49 dollar AS.

Editor: Ramadhani