Sepanjang 2020 Harga Emas Dunia Sudah Naik 25 Persen

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Harga emas dunia mengalami penguatan sepanjang tahun ini berkat adanya pandemi virus corona atau Covid-19.

Mengutip CNBC, Jumat (1/1/2021) harga emas di pasar spot diperdagangkan sekitar 1.892,97 dolar AS per ounce.

baca juga: Bicara Tentang "Penyakit" Korupsi, Ini Kata Menkeu

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup naik 0,1 persen menjadi 1.895,10 dolar AS per ounce.

Emas melambung 25 persen sejauh ini pada 2020 karena bank sentral dan pemerintah secara global memberikan stimulus ekonomi , meletakkan dasar untuk inflasi yang lebih tinggi dan penurunan nilai mata uang.

baca juga: Tak Banyak Berubah, Emas Batangan Dijual Rp 933 Ribu Per Gram

Federal Reserve akan tetap sangat akomodatif hingga 2022 dan Partai Demokrat yang semakin progresif ingin meminjam dan membelanjakan uang secara agresif, kata Tai Wong, Kepala Perdagangan BMO.

Logam mulia dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang kemungkinan besar dihasilkan dari rekor stimulus fiskal dan kebijakan moneter yang sangat dovish.

baca juga: Produk Halal Jadi Keunggulan Kompetitif UMKM Indonesia di Pasar Internasional

Mengungguli emas tahun ini dengan kenaikan hampir 48 persen kinerja terkuat sejak 2010, perak di pasar spot, namun anjlok 1,2 persen menjadi 26,30 dolar AS per ounce pada sesi Kamis.

Palladium tampaknya akan membukukan keuntungan untuk tahun kelima berturut-turut, setelah meroket lebih dari 25 persen pada 2020, sementara platinum berada di jalur untuk mencatat kenaikan tahunan kedua berturut-turut, melesat sekitar 10 persen.

baca juga: Menkominfo Jelaskan Alasan Pemerintah Terapkan Pengetatan Kegiatan Nataru

Harga paladium melonjak 3 persen menjadi 2.433,61 dolar AS per ounce dan platinum turun 0,2 persen menjadi 1.063,52 dolar AS pada sesi Kamis.

Kedua logam tersebut digunakan pabrikan otomotif dalam pembuatan catalytic converter untuk membersihkan asap knalpot mobil.

Dengan konsumen memilih kendaraan single-family dari pada transportasi umum, logam kelompok platinum akan mendapat keuntungan dari pemulihan penjualan mobil global, pengetatan standar emisi, dan impor China yang kuat, kata Kepala Strategi Pasar Global Axi, Stephen Innes.

Editor: Eko Fajri