Andre Rosiade Dukung Holding BUMN Ultra Mikro

Andre Rosiade (kanan) bersama Menteri BUMN Erick Thohir
Andre Rosiade (kanan) bersama Menteri BUMN Erick Thohir (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF

- Anggota Komisi VI DPR RI dari Partai Gerindra Andre Rosiade mendukung rencana pembentukan Holding BUMN Ultra Mikro.

Holding ini direncanakan fokus pada pembiayaan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) dan ultra mikro yang terdiri dari beberapa BUMN .

baca juga: Jadi Komut PT KAI, Jubir Said Aqil Siradj: Gajinya Digunakan Untuk Sedekah

Ketua DPD Gerindra Sumbar ini menyebut beberapa BUMN tersebut di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Permodalan Nasional Madani (Persero), serta PT Pegadaian (Persero).

"Ide pembentukan Holding Ultra Mikro ini patut didukung," kata Andre Rosiade dalam keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF .com, Sabtu (29/1/2021).

baca juga: Said Aqil Siradj Jadi Komut KAI, Politisi PDIP: Tidak Ada Masalah, Ketokohan Beliau Jadi Dasar yang Kuat

Pembentukan Holding Ultra Mikro, sebut Andre, akan berpengaruh langsung ke masyarakat secara riil terutama, untuk kalangan pelaku usaha mikro atau UMKM

"Holding Ultra Mikro ini nantinya dapat memerangi rentenir dan menurunkan bunga pinjaman," jelas anggota Komisi VI DPR RI itu.

baca juga: Said Aqil Ditunjuk Jadi Komisaris Utama KAI, Ini Alasan Erick Thohir

Lebih lanjut Andre menjelaskan selama ini pelaku usaha mikro kerap terkendala akses permodalan yang membuatnya tak punya pilihan hingga akhirnya terpaksa berhubungan dengan rentenir.

Ia berharap adanya holding akan memudahkan pelaku usaha mikro untuk mendapatkan pembiayaan secara formal.

baca juga: Andre Rosiade Dukung Pembangunan Rabani Sport Centre

"Kita tahu bunga rentenir itu sangat tinggi, belum lagi bila terjadi keterlambatan bayar. Rentenir bisa menarik denda sesuka hati bahkan menyita aset usaha," ujarnya.

"Akhirnya pelaku usaha yang terpaksa meminjam ke rentenir terjebak dalam lingkaran setan, gali lubang tutup lubang. Ini salah satu penyebab pelaku UMKM kita tidak bisa berkembang," imbuh Andre.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra ini pun menjelaskan pembentukan holding akan membuat aset BUMN menjadi jauh lebih besar sehingga nantinya diharapkan cost of fund akan lebih rendah.

Menurutnya, ini akan berdampak pada bunga untuk UMKM yang akan lebih rendah. Selain itu, pembentukan Holding Ultra Mikro ini diharapkan dapat memudahkan pelayanan ke masyarakat.

Ia mengungkap bentuk upaya pembentukan holding ini salah satunya di Kantor Kas BRI akan ada juru taksir dari Pegadaian, sehingga gadai-gadai yang nominalnya di bawah Rp 1 juta bunganya bisa 0%.

Selain itu, Andre merinci bunga efektif kredit mikro dan ultra mikro seperti pada program Mekaar milik PMN bisa ditekan lebih rendah dari sebelumnya sekitar 20% menjadi di bawah 10% sehingga bisa lebih menjangkau masyarakat secara luas.

Andre Rosiade menilai holding ini dapat menjadi one stop solution untuk masalah kredit mikro dan ultra mikro.

"Pembentukan holding ini akan mengatasi dua persoalan sekaligus. Pertama, masalah rentenir akan teratasi, kedua bunga kredit akan lebih murah," katanya.

"Selain itu, holding akan memudahkan pelaku usaha mikro untuk mendapatkan layanan pembiayaan, termasuk gadai dan penyaluran kredit program," sambung Ketua Harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Adapun Andre berharap 30 juta UMKM yang belum mendapat fasilitas pembiayaan akan terakomodir melalui pembentukan holding ini.

Ia pun menilai UMKM sudah sepatutnya diperhatikan secara khusus karena sektor ini menyerap 97% tenaga kerja nasional.

"Tentunya pembentukan holding ini harus melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, termasuk melibatkan Komisi VI DPR RI dalam pembahasan-pembahasan terkait," katanya.

"Sehingga, sesuai harapan kita semua, pembentukan holding BUMN ini dapat mencapai tujuannya secara efektif," tutup Andre Rosiade . (*)

Editor: Riki