Mengenal Hendi Prio Santoso, Orang Nomor Satu di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk

Hendi Prio Santoso
Hendi Prio Santoso (Ist)

Sosok Hendi Prio Santoso tengah menjadi perbincangan hangat beberapa waktu belakangan ini. Hal tersebut tidak terlepas dari prestasi pria kelahiran Jakarta, 5 Februari 1967 tersebut yang belum lama ini berhasil meraih gelar The Best CEO BUMN untuk kategori Public Company Non-Financial Sector with Asset Above 15T.

Penghargaan tersebut diraihnya sebagai Direktur Utama dari PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Penghargaan yang diterima Hendi Prio tersebut diberikan pada tanggal 30 November 2020 yang lalu secara virtual.

baca juga: Dukung Pasar Murah Disperindag Sumbar, UPZ Baznas Semen Padang Salurkan Sembako Gratis

Bukan hanya itu saja, pria yang juga pernah menduduki jabatan sebagai Dirut PT. Perusahaan Gas Negara (PGN) tersebut berhasil membawa PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG sebagai pemenang The Most Resilient BUMN untuk kategori Public Company Non-Financial with Asset Above 15T.

Melalui kedua penghargaan yang diterohkannya tersebut membuktikan bagaimana kuatnya kepemimpinan Hendi Prio atas PT. SIG sehingga mampu bertahan di tengah persaingan sengit industri serta tekanan perekonomian yang cukup berat akibat pandemi Covid-19.

baca juga: Jelang Akhir Harga Emas Naik, Rp 934 Ribu Per Gram

Penghargaan yang berhasil diraih oleh pria lulusan BBA jurusan Keuangan dan Ekonomi dari Universitas Houston, Texas, Amerika Serikat tersebut diberikan kepada CEO terbaik dari para pimpinan BUMN yang merupakan perusahaan terbuka di bidang non keuangan dengan aset lebih dari 15 triliun.

Pendidikan Hendi Prio Santoso

baca juga: Ini Keutamaan Membayar Zakat bagi Diri dan Orang Lain

Kehebatan kinerja serta kepemimpinan Hendi Prio tidak mungkin bisa dilepaskan dari pendidikan yang pernah dienyamnya. Hendi menyabet gelar Bachelor of Business Administration (BBA) dari University of Houston yang ada di Texas, Amerika Serikat.

Setelah menyelesaikan gelar BBA selanjutnya Hendi Prio menempuh jenjang pendidikan lebih tinggi untuk meraih gelar master. Pendidikan tersebut ditempuhnya di University of Texas System.

baca juga: Semen Padang Raih Penghargaan Indonesia CSR Brand Equity dari The Iconomics

Perjalanan Karir Hendi Prio Santoso

Menjadi Dirut PT. Semen Indonesia bukanlah jabatan prestise pertama yang berhasil diraih oleh Hendi Prio. Sebelumnya pria ini sudah menduduki jabatan yang tidak kalah pentingnya di lingkaran Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Karir Hendi Prio dimulai di PT. Bank Niaga pada tahun 1990-1991 lalu pada tahun 1991-1996 Hendi mulai menjalani pekerjaan di Citibank NA. Karirnya semakin gemilang pada tahun 1996 ketika dirinya ditunjuk sebagai Vice President di PT. Perdana Multi Finance.

Karir bagus Hendi Prio dilanjutkan pada tahun 1996-1998 dimana dia dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Direktur Pengembangan PT. Perdana Inti Investama. Kemudian dilanjutkan sebagai Associate Director PT. Bahana Securities pada tahun 1998-2001. Dan menjabat Direktur PT. Anugra Cipta Investama pada tahun 2001-2004.

Perjalanan karir Hendi Prio Santoso di sektor swasta masih berlangsung pada periode tahun 2004-2007 dimana jabatannya adalah sebagai Direktur Investment Banking dari PT. JP Morgan Securities Indonesia, dan sejak Mei 31 Mei 2007 menduduki jabatan Direktur Keuangan di tempat yang sama.

Langkah Hendi di lingkungan BUMN mulai terdengar ketika menjabat sebagai Direktur Utama PT. PGN menggantikan Karen Agustiawan. Saat itu nama Hendi Prio belumlah banyak dikenal publik hingga menorehkan prestasi dimana PT.PGN mampu memperoleh laba bersih sebesar Rp. 5,93 triliun pada tahun 2011 yang lalu. Sejak itulah namanya semakin dikenal di kalangan pemerintah pusat.

Hendi Prio Santoso kembali membuktikan kehebatannya dalam memimpin BUMN dengan berhasil meraih The Best CEO sebagai Direktur Utama PT. Semen Indonesia Persero, Tbk. Sekaligus juga mengantarkan PT. SIG tersebut sebagai perusahaan terbuka BUMN terbaik di sektor non finansial. Bahkan di bawah kepemimpinan Hendi Prio, saham PT. SIG berhasil mencapai pertumbuhan sangat baik di tengah krisis ekonomi akibat Pandemi Covid-19 setahun belakangan ini. (*)

Editor: Pundi F Akbar