Dolar Melemah, Emas Dunia Mulai Bergerak Naik

Emas
Emas (net)

KLIKPOSITIF - Melemahnya dolar, berdampak pada meningkatnya harga emas dunia . Kenaikan ini juga terjadi karena mbal hasil obligasi AS mengangkat permintaan untuk logam safe-haven itu.

Dilansir dari CNBC, Rabu (3/3/2021) harga emas di pasar spot naik 0,8 persen menjadi 1.736,46 dolar AS per ounce, setelah jatuh ke posisi 1.706,70 dolar AS per ounce di awal sesi, tingkat terendah sejak 15 Juni.

baca juga: Ingin Kuasi Industri Mobil Listrik, Huawei Tanam Modal Rp 14,6 triliun

Sedangkan emas berjangka Amerika Serikat ditutup meningkat 0,6 persen menjadi 1.733,60 dolar AS per ounce. " Emas melonjak mendekati sesi tertinggi karena penurunan imbal hasil dan dolar AS," kata Tai Wong, trader di bank investasi BMO, New York.

Indeks Dolar (Indeks DXY) tergelincir 0,3 persen setelah mencapai level tertinggi hampir empat pekan terhadap sekeranjang pesaingnya, membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Lebih lanjut mendukung emas , imbal hasil obligasi AS 10-tahun juga turun dari level tertinggi satu tahun minggu lalu, sementara saham Wall Street merosot setelah mencatat kenaikan kuat pada sesi Senin.

baca juga: Hari Kedua Ramadan, Harga Emas Mulai Naik

Kendati emas dianggap sebagai pelindung nilai terhadap inflasi, imbal hasil yang lebih tinggi mengancam status tersebut karena meningkatkan opportunity cost untuk memegang logam kuning itu. Pelaku pasar terus mencermati perkembangan RUU stimulus Amerika senilai 1,9 triliun dolar AS, yang akan diperdebatkan di Senat pekan ini.

Logam lainnya, perak melesat 1,4 persen menjadi 26,84 dolar AS per ounce, setelah sebelumnya jatuh ke level terendah lebih dari satu bulan. Paladium naik 0,8 persen menjadi 2.369,26 dolar AS per ounce, sementara platinum melambung 2,1 persen menjadi 1.209,58 dolar AS per ounce.

baca juga: Insiden Kapal Evergreen di Terusan Suez, Otoritas Minta Ganti Rugi Rp 13 Triliun Lebih

Editor: Ramadhani