Triwulan Pertama, Penerimaan Pajak DJP Sumbar Jambi Capai Rp1,5 Triliun

Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumbar dan Jambi (Sumbarja) diwakili Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan, Rizaldi.
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumbar dan Jambi (Sumbarja) diwakili Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan, Rizaldi. (KLIKPOSITIF/FITRIA MARLINA)

PADANG, KLIKPOSITIF - Penerimaan pajak kantor wilayah Sumbar Jambi pada triwulan pertama tahun 2021 mencapai Rp 1,5 triliun atau 16,03 persen dari terget penerimaan tahun 2021 sebesaar RRp9,7 triliun. Realisasi penerimaan itu mengalami pertumbuhan netto sebesar minus 6,96 persen dari capaian tahun sebelumnya.

"Realisasi ini terdiri dari penerimaan pajak pengawasaan pembayaraan masa (PKM) sebessar Rp1,3 triliun ddaan realisasi pajak dari pengujian kepatuhan maaterial (PKM) sebesar Rp222,7 M berupa kegiaatan pengawasan, pemeeriksaan dan penagihan," kata Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumbar dan Jambi (Sumbarja) diwakili Kepala Bidang Data dan Pengawasan Potensi Perpajakan, Rizaldi.

baca juga: Kanwil DJPb Sumbar Lakukan Serah Terima Barang Milik Negara

Ia mengatakan, penerimaan pajak triwulan I Tahun 2021 di Sumbar sebesar Rp676,2 miliar atau 14,49 persen dari target Rp4,6 triliun. Dan turun 17,26 persen dari penerimaan pajak tahun 2020 sebesar Rp817,2 miliar. "Sedangkan untuk pajak triwulan I tahun 2021 di Jambi sebesar Rp878,8 miliar atau tercapai 17,46 persen dari target Rp5,03 triliun atau tumbuh 2.88 persen dari penerimaan tahun 2020 sebesar Rp854,23 miliar," jelasnya.

Sedangkan untuk jenis pajak penyumbang penerimaan terbesar adalah PPh Non Migas sebesar Rp938,19. Namun realisasi itu turun sebesar 7,27 persen dibanding realisasi tahun lalu. "Untuk PPh Non Migas sebagai jenis pajak penyumbang penerimaan terbesar di provinsi Sumatera Barat mencapai Rp468,74 miliar atau turun sebesar 15,05 persen dibanding realisasi tahun lalu. Sedangkan untuk provinsi Jambi mencapai Rp469,44 miliar, naik sebesar 2,07 persen dibanding realisasi tahun lalu," terangnya.

baca juga: KPK Periksa Dua Pejabat Tinggi Kemenkeu Terkait Kasus Suap Ditjen Pajak

Untuk capaian penerimaan pajak sendiri di Kanwil DJP Sumbar dan Jambi didominasi oleh tiga sektor utama, yakni sektor perdagangan besar dan eceran, seperti reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor, sektor industri pengolahan, dan sektor jasa keuangan dan asuransi, dengan tota; kontribusi sebesar 59,35 persen.

Kepatuhan SPT Tahunan

baca juga: Dugaan Kasus Suap Ditjen Pajak, ICW Curiga Hal Ini

Target kepatuhan SPT Tahunan tahun 2021 sebanyak 455.002 SPT atau 78 persen dari jumlah yang wajib menyampaikan SPT sebanyak 584.561 wajib pajak . Sedangkan realisasi SPT tahunan Triwulan I tahun 2021 sebanyak 333.665 SPT atau 73,33 persen dari target SPT. SPT yang disampaikan meliputi SPT PPh Badan, SPT Orang Pribadi non karyawan, dan SPT Orang Pribadi karyawan.

Untuk di Sumbar, Jumlah SPT yang disampaikan sebanyak 217.415 SPT dari target penyampaian SPT sebanyak 276.592 SPT atau capaian 78,60 persen. Untuk provinsi Jambi sebanyak 116.250 SPT dari target sebanyak 178.410 SPT atau 65,44 persen.

baca juga: Hingga 16 April, Pemerintah Telah Alokasikan Belanja Pengadaan Vaksin Rp13,16 T

Selain itu, demimeningkatkan penyampaian SPT tahunan PPh tahun pajak tahun 2020, pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah untuk melaporkan pajaknya sebelum tanggal 31 Maret 2021 lalu.

Editor: Fitria Marlina