Realisasi Belanja APBN di Sumbar Triwulan I 2021 Capai Rp6,32 Triliun

konferensi pers realisasi pelaksanaan APBN Triwulan I TA 2020/2021 di Padang, Senin, 19 April 2021
konferensi pers realisasi pelaksanaan APBN Triwulan I TA 2020/2021 di Padang, Senin, 19 April 2021 (KLIKPOSITIF/FITRIA MARLINA)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Heru Pudyo Nugroho mengatakan, realisasi APBN hingga 31 Maret 2021 mencapai Rp1,38 triliun atau 21,98 persen dari target. Sedangkan realisasi belanja negara mencapai Rp6,32 triliun atau 20,29 persen dari pagu anggaran.

"Realisasi itu terdiri dari penerimaan perpajakan Rp1,03 triliun dan PNBP sebesar Rp0,35 triliun. Realisasi penerimaan pajak secara nominal didukung oleh penerimaan pajak dalam negeri yang terealisasi sebesar Rp676,25 miliar (14.49 persen dari target 2021) dan pajak perdagangan internasional (bea masuk dan bea keluar) sebesar Rp353,27 miliar," katanya saat konferensi pers realisasi pelaksanaan APBN Triwulan I TA 2020/2021 di Padang, Senin, 19 April 2021.

baca juga: Bayar PBB, Pemko Padang Hapus Denda Keterlambatan

Heru mengatakan, realisasi belanja negara hingga 31 Maret 2021 mencapai Rp6,32 triliun, yang terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp1,75 triliun (15,91persen dari pagu) dan transfer dana ke daerah dan dana desa (TKDD) sebesar Rp4,57 triliun (22,69 persen dari pagu). "Sedangkan persentase penyerapan belanja pemerintah pusat tumbuh 1,30 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020 (YoY)," terangnya.

Ia menjelaskan, untuk kinerja realisasi triwulan I TA 2021 masih bertumpu pada capaian penyerapan belanja pegawai. "Pertumbuhan persentase penyerapan periode ini didorong oleh kebijakan langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran TA 2021 yang sudah dicanangkan dari Desember 2020," paparnya.

baca juga: Menkeu: Dunia Terus Berubah, Sistem Perpajakan Harus Diperkuat

Untuk pertumbuhan penyerapan belanja pemerintah pusat pada triwulan I 2021 didorong oleh kebijakan langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran TA 2021 yang sudah dicanangkan pada Desember 2020.

Editor: Fitria Marlina