Gasifikasi Jadi Bisnis Baru Perusahaan Batubara

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Proyek gasifikasi ( proses konversi bahan bakar padat menjadi gas mampu bakar (CO, CH4, dan H2) melalui proses pembakaran dengan suplai udara) dipastikan menjadi topangan bisnis baru bagi perusahaan batubara. Sebagai Proyek Stretegis Nasional (PSN).

Gasifikasi diproyeksikan sebagai subtitusi Liquified Petroleum Gas (LPG) sehingga mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar minyak (BBM) dalam memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri.

baca juga: Transaksi Selasa Pagi, IHSG Kembali Bergerak Menguat

"Kalau sekarang perusahaan batubara melirik gasifikasi, ini adalah langkah tepat dalam membaca peluang bisnis energi masa mendatang. Pemerintah memastikan peningkatkan nilai tambah batubara bisa jadi suplai pengembangan industri dalam negeri. Jadi tidak hanya komoditas belaka," ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi di Jakarta.

Rencananya, proyek ini akan dilakukan di Tanjung Enim selama 20 tahun. Dengan utilisasi 6 juta ton batu bara per tahun, proyek ini dapat menghasilkan 1,4 juta DME per tahun untuk mengurangi impor LPG 1 juta ton per tahun sehingga dapat memperbaiki neraca perdagangan.

baca juga: Riset Ungkap Mobil dengan Teknologi Modern Bisa Tekan Angka Kecelakaan

Selain itu, proyek ini diharapkan dapat memberikan multiplier effect antara lain menarik investasi asing lainnya, juga melalui penggunaan porsi TKDN dalam proyek yang diharapkan dapat memberdayakan industri nasional dengan penyerapan tenaga kerja lokal.

Editor: Eko Fajri